Jumat, 13 Desember 2013

Togaa.. togaa... kali ini kau yang jadi kambing congek!

sekarang aku sudah pernah memakai toga barang sehari. dan Togog pernah mendampingiku beberapa hari. aku juga dipaksa menerima selembar kertas dengan tulisan apa itu entahlah. pokoknya ibuku senang dan bapakku masih belum puas. argh! mana kupikirkan, untuknya semua kehidupan di semesta ini bakal selalu kurang. biarlah! biar menjadi urusannya.
aku mencari ide dan semangat disenggang waktu. aku bersenang-senang sendiri seperti tak perlu orang lain. aku siap bermain dengan hidup seorang diri. aku kedatangan seseorang. dia imut sekali dan pada awalnya kurasa dia ingin menerkamku. aku tak pernah mencoba lari. bahkan dia mencoba membunuhkun dengan menggerogoti jantung. ah, aku berprasangka buruk. dia hanya ingin menyentuh dan menyuruhku tenang. ada jiwa gusar yang menurun pada nadi. kebusukan yang kubenci seumur hidupku.betapa lembutnya dia,sampai aku ingin memecah kepalaku sendiri. sekalipun hidup,mati pun aku tak pantas.
aku merindukan ketenangan. sekalipun harus lenyap setidaknya aku tanpa bekas dalam diam.
lalu apa gunanya toga?itukah yang kau sembah menjadi kebahagiaan?.... aku tak pernah merasakan itu. kau jangan terlalu yakin dengan jalanmu. AKU BERBEDA!

Minggu, 30 Juni 2013

Antara Togog dan Toga

Menggunakan toga nggak akan seberapa membuat saya bangga, itu bukan yang ingin saya capai. Jadi jangan kau anggap kesenanganmu, adalah kesenanganku juga. Berbeda dengan menenteng ransel dengan sendal jepit yang terbakar matahari bersama kulitku. Ketika berpeluh saya berjalan, terus melangkahkan kaki,  bertemu wajah-wajah yang baru kulihat, tempat-tempat baru yang kudiami, semua itu menjadi pencapaian yang membahagiakan. Berpijak kaki dibagian dari bumi ini, saya belajar menyimak, berbagi, respon, hati-hati, hormat, syukur, kuat, dan sebagainya, dan sebagainya.. detail.... ahh betapa membuat hidup menjadi berwarna. Menjadi khalifah, mendapatkan semua kebahagiaan yang berhak saya dapatkan. Ooh, tentu dikelas saya juga belajar, hanya sedikit saja yang menarik. Apalagi toga, mana mungkin itu menarik?.. kadang saya ingin bertanya, apa yang membuatmu begitu tergila-gila. Ahh, tetapi kutahan saja, biar itu menjadi urusanmu. Palingan kau mau bicara tentang derajat, mertabat dan harkat yang menjadi ukuran orang banyak. Dan ujungnya, kau akan tahu, nasi apa yang besok akan kau makan dan lauk apa yang akan menjadi penghiasnya. Saya? saya tidak mau sibuk membingungkan makan dengan mengorbankan senang. Saya tidak sudi dikunci dengan uang tapi kebebasan harus kutinggalkan. Kau sangat kurang tau tentang diriku, jangan kau pikir hitunganmu itu menjadi yang tepat untukku.
Ada lagi yang menjadi rumah untuk pulang. Ini saya tidak tahu darimana sejarahnya. Mungkin dari kehidupan dimasa lampau, hal ini sudah menjadi bagianku. Ah, akan lebih membingungkan kalau aku bicara rainkarnasi disini, kau akan menolak mati-matian. Kembali lagi saja pada topik yang sederhana biar kau sedikit mengerti. Saya hanya sesekali menari, bermain, menulis dan menggambar, tidak sering dan hanya kulakukan ketika saya mau saja. membuat apa yang disebut bahagia tadi, menjadi indah. Mereka tau yang menjadi kebutuhan perasaan saya, menurutku. Tapi menurutmu, kaulah yang sangat tahu apa yang menjadi kebutuhan perasaan saya. Seperti anak kecil saja kalau kita berebut aku. Hm, Kau sesekali harus merasakan keindahan itu, kalau kau mau. Hatiku menjadi kaya dan penuh dibuatnya. Aku hanya berandai saja. Kalau pendapatmu, aku tak mempedulikannya sepenuhnya. Jangan kau pikir aku melakukannya demi mengabdi kepada uang. Dia yang mengabdi padaku.
Nanti-nati dan besok aku tak akan bosan melakukan perjalanan yang membahagiakan dan memuaskan hidup dengan yang indah-indah, termasuk yaah,,, untuk belajar dikelas seperti yang kulakukan sebelumnya, itu hal kecil yang menjadi salah satu yang membantuku membuang waktu. Daripada saya tidak melakukan apa-apa.  bagaimanapun, itu sedikit menyenangkan. Sudaahlah, yang perlu kau catat adalah lagi-lagi saya bukan penggila toga dan saya bukan bangga pada nama yang semakin panjang dibuatnya , ah malah saya bisa saja lupa siapa nama saya yang sebenarnya, yang benar-benar kau berikan pada saya, itu adalah nama yang sederhana dan terlengkap yang saya punya. Terimakasih ya untuk itu. Dan satu lagi  juga, lupakan menilai saya dengan tingkatan kasta yang menjadi ukuranmu dan kebanyakan, karna akan menyakitkan ketika kau masih membeli uang lalu kau tetap memperhatikanku. Kau harus belajar menghormati juga, mungkin. Biar kita sama-sama bermoral.

Saya hanya heran, mengapa topi seperti itu bisa membuat kau begitu gila. Nah! Saya lebih suka togog temannya semar, daripada toga.

Sabtu, 04 Mei 2013

Thats the reason Why i should "GO!"

hola hola.. akirnya blog saya sudah hidup lagi setelah sekian lama tenggelam di kedalaman. halah, apaan sih.., emang dasar sayanya aja yang lagi males ngeblog, tapi kalo nulis sih tetep. ini juga saya ngeblog karna mumpung lagi ada wifi.. aha, miskin sekali ya alasannya..
ah, beberapa hari terakhir ini saya kangen sekali sama backpacking. dari kemarin buka buka album foto pas lagi backpackeran, serunyaa, perasaan saya masih ngebayangin kalau saya lagi disana. pas lagi tracking dibukit pulau rinca, tempat bobok manisnya komodo komodo yang nyebar liar itu. snorkeling di pulau Gosong, Karimunjawa. lagi kedinginan di Penanjakan Bromo rasanya mau nangis tuh saking dinginnya. belajar surfing di Kuta, aaah.... i can feel how i feel when i was there... and really i look very happy and pretty.. eh...
nah tapi sekarang ini saya lagi menyibukkan diri dengan Tugas Akhir kuliah yang sebentar lagi berakhir ini. ini, dikepala sudah banyak merancang destinasi, sana kesana kesana kesana... buku destinasiku nambah rencana sekarang. kalo lagi sibuk begini mah malah bisa dapet ide banyak whats next destination. ide yang saya tulis dalam buku itu merupakan suatu energi yang buat saya untuk tambah semangat nyelesaiin kerjaan segeraa dan secepatnya. hidup saya makin seru, dan sempurna. ada saatnya saya merasa bahagia, senang, lepas dari rutinitas, dan juga ada perasaan bosan ngerasa terkunci, but thats life. segalanya yang ada, itulah kelengkapannya, kesempurnaannya, kalau mau dinikmati mah hidup ini menggelora. well, balik lagi ke buku destinasi yang menjadi suatu hal yang membuat saya merasa "puas". mungkin itu kata yang nggak begitu mewakili.. hmm, apa yaa,,, hmm.. ya yang jelas buku itu jadi buku yang ya ampun banghet gilak, buat guwehh... kini halaman terakhir judulna "kathmandu". ngebayangin saya lagi ada di bangunan bangunan sembahyang orang orang himalaya ini, bau dupa, aahh,, seneng deh saya kalau suruh bayangin gitu gitu mah. urusan kapan kesampeannya belakangan. ya nggak? as long as your happy deh buat guweh.. walopun hanya sebatas berimajinasi, tapi hatimu bahagia, berbahagialah wahai diri guweh.. yaap, Nepal, Lombok, Swiss, Ceko, Wakatobi, dan lain lain ituu .. hemb asalkan usaha dulu, nanti juga bakal kesampean.. amiin dehh.. amin ya Allah, Tuhan, dewa dewi semesta... amin... heh, jadi pengen tarik nafas panjang,, karna tiap perasaan saya begini nih ya, ujung ujungnya masih saja sama, kalau digambar komik tu, alis mata hidung pipi dan bibir tuh mengalir turun setelah dihantam pertanyaan "how much your money? how u ll get that?"......zzz
ehh, tapi jangan salah loh, itu lah yang bikin semua perjalanan saya terasa memuaskan. karna proses dari nggak punya uang, sampai nabung, nahan makan, nahan jajan, sampe akhirnya uang bisa terkumpul itu sesuatuu banget.. jadi saya lebih bisa menghargai waktu, usaha, kesempatan, dan diri sendiri. ceilee...
sebenernya tulisan ini cuman karna saya pengen ngeluapkan kekangenan saya sama traveling yang sangat teramat ini. sebenarnya nggak lama lagi sih, bulan depan sepertinya saya sudah bisa cabut. cant wait! ehh, ada rahasia yang nggak rahasia juga, alasannya kenapa saya nggak sabar nunggu bulan depan. hihii, soalnya bulan depan saya bakalan traveling sama nanananana..... huhui yeyeyey uhuu uhuu... :*  itu yang bikin traveling kali ini sedikit spesial... sedikittt...,
sudah ah, saya mau latihan dulu. untuk Tugas Akhir yang akan segera berakhir. trimakasih ya Allah Tuhan dewa dewi semesta alam raya ini, ngasih saya kelengkapan hidup dengan cuma cuma. saya hanya bisa membalas itu semua dengan ucapan syukur "ALHAMDULILLAH" yang sungguh dahsyat. dan saya akan tetap menggunakan indra, akal, nurani untuk terus menjadi manusiamu yang berpetualang karna memang hakikat mengisi kehidupan ini salah satunya Kau menganjurkan untuk ber khalifah. dan saya gunakan indra mata untuk melihat sebanyak-banyaknya, telinga untuk mendengar sebanyak-banyaknya, kaki dan tangan untuk bergerak sebanyak-banyaknya, juga akal dan pikiran untuk mengamati sebanyak-banyaknya. sehingga saya tau dan makin mengerti akan kebesaranmu. dan trimakasih memberi kesempatan saya mendapatkan apa yang berhak saya dapatkan.. ya itu hak saya yang cuma cuma kau berikan, menikmati segala "keindahanMu".. thanks a lot for this life.... *_*  adventure ... adventure... adventuree... kalo kata iklan Nutrilon, Life is an Adventure, dan Life starts Here...... so, buat guweh lagi,, "Pergilahh...." :D

Jumat, 22 Maret 2013

tanah basah

aih, sepertimu aku berayun ayun pada tiang lepas beralas tanah basah. 
mauku kau berpacu kuat pada ikatanmu.
silau silau mataku bias keteguhanmu.
kita mungkin bukan sepasang mungkin juga sepasang.
aku berulang-ulang kali bertanya padanya, tanah basah.
dia dan kamu hanya tersenyum.
kita suka teka teki, aku dan kau kadang kala kalah juga olehnya.
mungkin memang benar ada rindu ditanah basahmu.
cinta, kau terlalu malu.
biarlah kusebut dengan nama tertinggi itu.
aku suka padamu.

Minggu, 03 Maret 2013

ah, rindunya

tak ada yang perlu diikat, karna kita sudah saling berjabat

tak ada yang harus diberitahu, kita saling bertemu

aku rindu simpul senyummu, cahaya raut muka dan segala tentangmu

aaaah cintaaa, kasih, sayang, kita sama-sama tak mempedulikannya

apa yang mau dibicarakan lagi sepertinya  tak perlu, karna begini sudah sangat bahagia

Minggu, 24 Februari 2013

just my opini


Bisa terbang nggak? (berbinar-binar)
Wih! Meditasi itu sangat sulit, jangan main-main loh, harus jadi hebat dulu baru bisa meditasi. (dengan raut muka serius dan pandangan dan sorot muka yang nggak ngerti deh, dirinya sendiri nggak tau dia ngomong apa)
Ngapain juga buang-buang waktu buat meditasi, kayak nggak punya kerjaan aja. (tapi pas lagi kena masalah bawaannya pengen bunuh diri.... ampuun sriiii)
Dzzzzzt, itulah yang pernah saya dengar dari beberapa orang disekitar saya. Came on guys!
Dalam kamus induk istilah, meditasi adalah tafakur, berenung., mengheningkan cipta, dengan pengertian konsentrasi atau pemusatan pikiran dan perasaan secara mendalam guna mencapai sesuatu. Dan hakikat meditasi itu adalah membawa pikiran dengan penuh kesadaran pada suatu objek tertentu, kata bhante Pennyavaro.
Bukan hanya umat budha saja yang melakukan meditasi.  Ketika sedang sholat dengan khusuk pun kita sendang bermeditasi. Kalau kita sedang berjalan dan perhatian kita terpusat pada langkah demi langkah yang kita ayunkan itupun meditasi. Jadi, meditasi tidak hanya dilakukan dengan duduk diam berjam-jam. Duduk itu hanya salah satu objek saja. kata Bante Penyavaro lagi.
Hal terbesar yang sudah dimiliki manusia adalah pikiran. Pikiranlah yang sudah memimpin dunia. Dialah energi yang mengendalikan ucapan dan tindakan manusia. “Aku berfikir, maka aku ada” ungkapan dari Rene Descrates yang paling sederhana , paling elegan dan telah menggoyangkan sendi-sendi skeptisisme dan menjadi ungkapan yang populer pada masa Descrates.
Didalam diri manusia terdapat pikiran, perasaan dan kekuatan. Yang mana jika disadari dan dimengerti akan menjadi sesuatu hal yang luar biasa, dan jika dikembangkan akan menjadi sesuatu yang luar biasa besar pula.  Hal didalam diri manusia tersebut (merupakan pikiran, perasaan dan kekuatan) adalah penyebab dari apa yang terjadi diluar diri manusia (akibat).
Alam semesta ini merupakan kumpulan dari energi. Sir Isaac Newton lah yang pada akhirnya  mengemukakan konsep yang sistematis hukum universal tentang kekuatan dan gerak yang mempengaruhi langit dan bumi, dengan ketiga hukumnya. Einstein, fisikawan mengungkapkan dalam hukum konservasi materi dan energinya, yang lebih dikenal dengan hukum kekekalan energi yang berbunyi energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Dan seorang filsuf Yunani mengungkapkan  bahwa segala sesuatu itu akan selalu berubah, segala sesuatu mengubah dirinya sendiri. Termasuk energi. Termasuk pikiran. Singkatnya, energi itu memang ada disekitar kita, dan energi itu bisa menjadi kekuatan kalau kita bisa mengontrolnya, kerna sifat energi itu bisa berubah, maka tergantung kita sendiri mau mengolahnya menjadi bagaimana. Untuk mengelolanya, dibutuhkan pikiran yang oke..
Pikiran itu bukan otak, otak hanyalah sebuah instrumen saja. otak berisi tiga miliar neuron sebagai alat komunikasi untuk menerima pesan dalam bentuk impuls listrik dari sistem saraf yang kemudian mengirimkan kembali pada sistem saraf itu sebagai perintah. Bagaimanapun pikiran tidak terlihat, dan tidak bisa dideteksi dengan alat ilmu pengetahuan. Namun pikiran punya cara untuk mengendalikan tindakan, tingkah laku, perasaan, dan pertimbangan, sehingga dialah yang sesungguhnya menjadi kekuatan utama yang manusia punya.
Pikiran yang terkonsentrasi adalah energi yang terkonsentrasi. Pikiran yang aktif adalah energi yang aktif. Dan pikiran yang ditujukan, dikonsentrasikan pada tujuan tertentu akan menjadi kekuatan. Manusia yang mengalami kesulitan itu disebabkan karena ide-ide yang mereka ciptakan sendiri dalam ketidaktahuan akan minat sejati yang bersumber didalam dirinya sendiri. Nah loh, bayangkan betapa pentingnya kesadaran dan pikiran itu. Ya, semua ada pada diri manusia itu sendiri.
Dua proses kerja dalam pikiran yakni, pikiran bawah sadar (pikiran subjektif) yang berhubungan dengan insting dan bekerja dengan kepastian. Dan, pikiran sadar (pikiran objektif) yang berhubungan langsung dengan dunia luar yang beroperasi melalui indra fisik. Cara kerja keduanya saling terkait dan mendukung. Otak bawah sadar dengan prinsip kerjanya, adalah menerima pesan dari otak sadar kemudian mengelola dan mewujudkannya. Makanya hati-hati kalau lagi punya pikiran yang disadari, termasuk mengeluh, negatif thinking dan kawan-kawannya itu, karna otak bawah sadar akan cepat mencari jalan keluar dan mewujudkannya.
Dan meditasi adalah salah satu media terbaik yang membantu manusia dalam berproses untuk memahami proyeksi interaktif dalam pikiran. Kenapa? Jawabannya kembali lagi pada hakikat dari meditasi diatas.
Hakikat hidup manusia adalah perubahan, yakni proses yang terus menerus. Manusia harus mengerti hakikat dari perubahan untuk membangun ketenangan sehingga hidup manusia tidak melekat pada apapun, ya melekat pada kebahagiaan maupun penderitaan. Dan titik balik dari pemahaman hidup manusia adalah pertemuan dengan pikirannya.
dan,
Silakan gunakan akalnya, untuk menyadari betapa hebatnya pengaruh pikiran pada dunia ini, oleh karena itu sadari juga betapa pentingnya mengenal dan menyadari pikiran itu sendiri.
Itulah gunanya manusia dikasih akal, karna supaya mereka berfikir. :p
Hmm,  so?
Terbang kagak? Ya iyalah dong ah, yang terbang keangkasa itu sifat-sifat ego manusianya, jadi yang ada hanya kenikmatan hidup karna kita sudah menyadari hakikat kita sebagai manusia itu apa. Jadi nggak ada kekawatiran, ketidak tahuan, dan macamnya itu, hanya kebahagiaan hidup yang sampai di awang-awang. :p terbang...! kehabagiaan dalam menikmati hidup itu bukan hanya senang saja, atau susah saja, tapi keduanya. Karna kebahagiaan itu lengkap. Dan sifat kehidupan adalah jatuh dan bangun, jadi ya jatuh dan bangun itulah yang dinikmati. Juga jangan lupa, dalam kehidupan ada sebab-akibat yang menjadi ketetapanNya. Intinya, semua itu ada batasannya, kawan.
Musti jadi hebat dulu baru bisa meditasi? Plis deh mbaak yayuuukk, Life is simpel you know. Begitu juga dengan meditasi, cuman perlu memusatkan pikiran doang. Kagak usah ribet deh, cuman butuh ‘kesadaran’ doang. Biar bisa mencapai pencapaiannya, ya latihan latihan latihan. Dan, tolooong, nggak perlu pake kostum superman ataupun batman. Karna ini nggak susah.... nggak perlu jadi jagoan dulu buat bisa meditasi.
Dan well, buang buang waktu? Siiit suitttt aw!...... memangnya hidup mau buat apa kalau hakikat dari hidup aja nggak ngerti. Mau sibuk dengan materi doang? Berkesakitanlah wahai jiwa pemuja ketidakkekalan hidup. Berhiruk pikuk lah dengan pencapaian hidup yang biasa-biasa aja itu, yang umum, yang seperti orang kebanyakan... pffft... enggak hebat kok, enggak hebat kalau akirnya gila dan bunuh diri karna jungkir balik nurutin ego sebagai manusia yang bikin sibuk itu...
Eeeh, tapi tenang tenang tenang...  ada penelitian di yang berhubungan dengan kesadaran, welas asih dan keutulusan. Dilakukan oleh neurosains Antoine Lutz PhD, menemukan hal penting yang di sebut ‘Neuroplasticity’ artinya otak punya kemampuan berubah. Heheh.. ternyata otak punya kemampuan mengubah kondisi. Tuh kalau mau. Proses perubahan pikiran dari hal yang tidak membuat bahagia menjadi hal yang membahagiakan  akan meningkatkan imunitas tubuh dan menciptakan kesejahteraan lahir-batin. Meditasilah salah satu media terbaik, kalau mau mencapai kebahagiaan tertinggi.

Jumat, 18 Januari 2013

cobain deh,,, :p


Sore yang lumayan cerah itu saya sudah siap balik ke Jogja. Di stasiun kereta Kiaracondong, Bandung saya berencana naik kereta Malabar jam setengah empat sore. Sejam sebelum keberangkatan saya sudah ada distasiun ditemani sahabat saya. Setelah menghabiskan waktu nongkrong di warung sekitar stasiun akhirnya tiba saatnya saya pamit. Pas sampai di peron saya kebingungan karcis saya hilang. Padahal saya yakin banget kalau saya simpan karcis itu disaku celana belakang, karna saya sengaja simpan biar pas diperon nggak ribet. Beberapa saat saya nemu sebuah karcis kereta di tas saya. Akirnya saya diijinkan masuk stasiun. Beberapa langkah dari stasiun saya cek lagi ternyata karcis yang saya bawa itu bukan karcis kereta Malabar yang akan saya tumpangi, tapi karcis kereta pas saya berangkat ke Bandung sebelumnya. Padahal 15 manit lagi kereta datang. Sayapun buru-buru keluar stasiun, lari ke warung tempat saya nongkrong sebelumnya, tapi nggak nemu juga. Saya buru-buru ke tempat antrian stasiun untuk beli tiket lagi. Pas saya tanya sekuriti di stasiun, saya disuruh ke customer service, siapa tahu tiket saya bisa di print ulang. Huh. Rupanya tiket masih bisa diusahakan, disaat itulah detikan jam menjadi sangat berharga. Saya udah panik, karna hari itu saya benar-benar ingin pulang ke Jogja. Mengingat kereta hanya berhenti sebentar di Kiara condong, saya makin deg-degan waktu ituu. Dan bel kereta datang sudah bunyi. Saya tanya mbaknya, apa saya masih bisa ditunggu. Dan jawaban mbaknya bener-bener nggak bisa menenangkan hati, mbak nya bilang “diusahakan ya mbak”. Mampus, saya makin gelisah. Beberapa saat setelahnya, saya dikasih beberapa bendel kertas dan, “lari mbak” si mbaknya berteriak.. saya yang kaget kemudian ngerespon dengan merebut kertas itu dan lari nyamperin kereta yang udah mau jalan. Dengan iringan suara “kereta Malabar jurusan Malang akan segera berangkat, penumpang yang masih berada di luar.. bla.. bla.. bla...” saya berlari tunggang langgang dan BERHASIL juga tanganku mencengkeram gagang besi gerbong kereta yang sudah sedikit jalan itu. Dengan semangat penuh perjuangan dari bapak berseragam yang meraihkan tangan ke saya, akhirnya saya berhasil mendarat di pintu kereta pujaan. Ini seperti film action India. Setelah sedikit mengibas baju, saya melangkah penuh kemenangan masuk kereta sambil mencari-cari nomer kursi saya. Pandangan-pandangan penumpang tertuju pada saya, sorot mata mereka seperti nanar penuh kekaguman dan sebuah ungkapan “kamu sudah berhasil, nak”....
Kursi saya ketemu, dan saya segera menyandarkan bahu saya sebagai rasa bangga atas kejadian yang baru saja menimpa. Begitu nengok ke kanan, rupanya sebelah saya mas-mas bencong. Hyukk..
Pas cek karcis, saya baru tahu, ternyata bundelan kertas yang saya bawa itu adalah surat kehilangan tiket dan dua lembar rekap penumpang dari stasiun, dan pas pengecekan itu saya juga masih harus menunjukkan KTP. Tapi bapak yang ngecek tiket itu sudah tahu, bahwa sayalah tersangka yang ketinggalan kereta itu. “jadi mendadak terkenal kamu, mbak” kata bencong disebelahku. Saya hanya bisa senyum. “Terimakasih” batin saya pilu.
Di stasiun selanjutnya saya disodori selembar kertas lagi berupa telegram oleh mbak-mbak berseragam. Jadi pada pemeriksaan selanjutnya saya harus nunjukin dua lembar surat rekap dari stasiun tadi, surat kehilangan tiket, KTP, dan satu lembar telegram terakhir tersebut. Dan tanggap sekali bencong disebelahku nyeletuk “REMPONG BENJET, mbak.. !”...  dan saya pasrah dengar komentar itu.
Jadi pesen saya, cobalah hilangkan tiket kereta anda 15 menit sebelum keberangkatan. Dan rasakan sensasinya.. :p

Kamis, 03 Januari 2013

aku hidup udah 23 tahun, dan bahagia. bahagia yg kumaksud ini adl lengkap, yaitu aku mjalani kesempurnaan hidup yg terdiri dr jatuh dan bangun. ak bisa menikmatinya, mau dibilang mulus apa enggak, yaah kurasa itu udah yg paling sempurna. kadang aku percaya, smw yg kita alami didunia ini sudah diatur sama Tuhan, kadang lhoo.. walaupun awalnya itu cuma katanya, tp hatiku kayaknya percaya juga,krn kadang aku ngerasa jg, tp aku ga yakin kepercayaan itu "sepenuhnya" apa enggak, karna aku blm tau scr gamblang sebenarnya itu tu apa.. jd yg aku pikirin tuh kalo emang semua udah ada yg atur, udh ditata sdemikian rupa, dan mau ga mau kan hrs diterima tuh, jd sebenarnya apa yg "aku sendiri" ingin capai dlm hidup ini tuh aku sampe nggak tau.  yaa merasa bodoh aja, 23 taun coy, 'kmane aje gue baru mikir skrg?..' well, ini sebuah pertanyaan buat diriku sendiri yg cukup menyita. okelah, tentu aku pny cita2 kecil semacam apa yg akan kulakukan untuk mengisi hidup, besok aku hrs ngapain, lusa, taun dpn, ak punyalah kalo cma skedar jadwal, harapan, dan semacem cita cita kecil doang untuk hal macem rejeki, karir, jodoh, dsb,  umumnyalah, karna sejauh ini hanya usaha untuk cita cita semacem itu yg mengisi hidupku. itu untuk urusan cita2 lahiriah lho, kalo urusan batin kupikir,aku bisa lah belajar ikhlas sambil jalan kedepan, bukan sombong lhoo, lha gmn lagi, ak g bisa bohong (biar kesannya rendah hati) karna batinku memang bilang aku bisa. sori lhoo keliatan sombong.. kalo ikhlas yg kumaksud disini ya semacem hasil yg kukembalikan sm tuhan itu tadi. ak jg banyak latihan sabar, kemrungsung, marah, nangis, benci,kasih sayang ya pokonya yg  bikin aku seneng dan enggak lah. dan, yo ra masalah tuh.. kalo ditanya, gmn hidupmu, tias? yo nikmaat tuh.. seru nggak, tias? klo itu ya enggak begitu seru sih, akan lebih seru lg kalau aku udah nemu apa yg sebenarnya jadi cita-cita terbesarku yg ingin aku capai se hakikat-hakikatnya yg jadi paling puncak dalam hidupku ini.. nah nah, mecicil to, tp yo memang mecicil e, trus piye.. ,wkwk, yo begitulah.. weits, nyantai lhoo, ini hanya sekedar share aja, siapa tau ada yg bs bantu cariin "cita-cita terbesar" itu, aku harap ga ada jawaban "mati" karna cah TK wae yo ngerti.. :-P

Published with Blogger-droid v2.0.6