Bisa terbang nggak? (berbinar-binar)
Wih! Meditasi itu
sangat sulit, jangan main-main loh, harus jadi hebat dulu baru bisa meditasi. (dengan
raut muka serius dan pandangan dan sorot muka yang nggak ngerti deh, dirinya
sendiri nggak tau dia ngomong apa)
Ngapain juga buang-buang
waktu buat meditasi, kayak nggak punya kerjaan aja. (tapi pas lagi kena masalah
bawaannya pengen bunuh diri.... ampuun sriiii)
Dzzzzzt, itulah yang
pernah saya dengar dari beberapa orang disekitar saya. Came on guys!
Dalam kamus induk
istilah, meditasi adalah tafakur, berenung., mengheningkan cipta, dengan
pengertian konsentrasi atau pemusatan pikiran dan perasaan secara mendalam guna
mencapai sesuatu. Dan hakikat meditasi itu adalah membawa pikiran dengan penuh
kesadaran pada suatu objek tertentu, kata bhante Pennyavaro.
Bukan hanya umat budha
saja yang melakukan meditasi. Ketika
sedang sholat dengan khusuk pun kita sendang bermeditasi. Kalau kita sedang
berjalan dan perhatian kita terpusat pada langkah demi langkah yang kita ayunkan
itupun meditasi. Jadi, meditasi tidak hanya dilakukan dengan duduk diam
berjam-jam. Duduk itu hanya salah satu objek saja. kata Bante Penyavaro lagi.
Hal terbesar yang sudah
dimiliki manusia adalah pikiran. Pikiranlah yang sudah memimpin dunia. Dialah energi
yang mengendalikan ucapan dan tindakan manusia. “Aku berfikir, maka aku ada”
ungkapan dari Rene Descrates yang paling sederhana , paling elegan dan telah
menggoyangkan sendi-sendi skeptisisme dan menjadi ungkapan yang populer pada
masa Descrates.
Didalam diri manusia
terdapat pikiran, perasaan dan kekuatan. Yang mana jika disadari dan dimengerti
akan menjadi sesuatu hal yang luar biasa, dan jika dikembangkan akan menjadi
sesuatu yang luar biasa besar pula. Hal
didalam diri manusia tersebut (merupakan pikiran, perasaan dan kekuatan) adalah
penyebab dari apa yang terjadi diluar diri manusia (akibat).
Alam semesta ini
merupakan kumpulan dari energi. Sir Isaac Newton lah yang pada akhirnya mengemukakan konsep yang sistematis hukum
universal tentang kekuatan dan gerak yang mempengaruhi langit dan bumi, dengan
ketiga hukumnya. Einstein, fisikawan mengungkapkan dalam hukum konservasi
materi dan energinya, yang lebih dikenal dengan hukum kekekalan energi yang
berbunyi energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Dan seorang filsuf
Yunani mengungkapkan bahwa segala
sesuatu itu akan selalu berubah, segala sesuatu mengubah dirinya sendiri.
Termasuk energi. Termasuk pikiran. Singkatnya, energi itu memang ada disekitar
kita, dan energi itu bisa menjadi kekuatan kalau kita bisa mengontrolnya, kerna
sifat energi itu bisa berubah, maka tergantung kita sendiri mau mengolahnya
menjadi bagaimana. Untuk mengelolanya, dibutuhkan pikiran yang oke..
Pikiran itu bukan otak,
otak hanyalah sebuah instrumen saja. otak berisi tiga miliar neuron sebagai
alat komunikasi untuk menerima pesan dalam bentuk impuls listrik dari sistem
saraf yang kemudian mengirimkan kembali pada sistem saraf itu sebagai perintah.
Bagaimanapun pikiran tidak terlihat, dan tidak bisa dideteksi dengan alat ilmu
pengetahuan. Namun pikiran punya cara untuk mengendalikan tindakan, tingkah
laku, perasaan, dan pertimbangan, sehingga dialah yang sesungguhnya menjadi
kekuatan utama yang manusia punya.
Pikiran yang
terkonsentrasi adalah energi yang terkonsentrasi. Pikiran yang aktif adalah
energi yang aktif. Dan pikiran yang ditujukan, dikonsentrasikan pada tujuan
tertentu akan menjadi kekuatan. Manusia yang mengalami kesulitan itu disebabkan
karena ide-ide yang mereka ciptakan sendiri dalam ketidaktahuan akan minat sejati yang bersumber didalam dirinya
sendiri. Nah loh, bayangkan betapa pentingnya kesadaran dan pikiran itu. Ya,
semua ada pada diri manusia itu sendiri.
Dua proses kerja dalam
pikiran yakni, pikiran bawah sadar (pikiran subjektif) yang berhubungan dengan
insting dan bekerja dengan kepastian. Dan, pikiran sadar (pikiran objektif)
yang berhubungan langsung dengan dunia luar yang beroperasi melalui indra
fisik. Cara kerja keduanya saling terkait dan mendukung. Otak bawah sadar
dengan prinsip kerjanya, adalah menerima pesan dari otak sadar kemudian
mengelola dan mewujudkannya. Makanya hati-hati kalau lagi punya pikiran yang
disadari, termasuk mengeluh, negatif thinking dan kawan-kawannya itu, karna
otak bawah sadar akan cepat mencari jalan keluar dan mewujudkannya.
Dan meditasi adalah
salah satu media terbaik yang membantu manusia dalam berproses untuk memahami
proyeksi interaktif dalam pikiran. Kenapa? Jawabannya kembali lagi pada hakikat
dari meditasi diatas.
Hakikat hidup manusia
adalah perubahan, yakni proses yang terus menerus. Manusia harus mengerti
hakikat dari perubahan untuk membangun ketenangan sehingga hidup manusia tidak
melekat pada apapun, ya melekat pada kebahagiaan maupun penderitaan. Dan titik
balik dari pemahaman hidup manusia adalah pertemuan
dengan pikirannya.
dan,
Silakan gunakan
akalnya, untuk menyadari betapa hebatnya pengaruh pikiran pada dunia ini, oleh
karena itu sadari juga betapa pentingnya mengenal dan menyadari pikiran itu
sendiri.
Itulah gunanya manusia
dikasih akal, karna supaya mereka berfikir. :p
Hmm, so?
Terbang kagak? Ya iyalah
dong ah, yang terbang keangkasa itu sifat-sifat ego manusianya, jadi yang ada
hanya kenikmatan hidup karna kita sudah menyadari hakikat kita sebagai manusia
itu apa. Jadi nggak ada kekawatiran, ketidak tahuan, dan macamnya itu, hanya
kebahagiaan hidup yang sampai di awang-awang. :p terbang...! kehabagiaan dalam
menikmati hidup itu bukan hanya senang saja, atau susah saja, tapi keduanya.
Karna kebahagiaan itu lengkap. Dan sifat kehidupan adalah jatuh dan bangun,
jadi ya jatuh dan bangun itulah yang dinikmati. Juga jangan lupa, dalam
kehidupan ada sebab-akibat yang menjadi ketetapanNya. Intinya, semua itu ada
batasannya, kawan.
Musti jadi hebat dulu
baru bisa meditasi? Plis deh mbaak yayuuukk, Life is simpel you know. Begitu
juga dengan meditasi, cuman perlu memusatkan pikiran doang. Kagak usah ribet
deh, cuman butuh ‘kesadaran’ doang. Biar bisa mencapai pencapaiannya, ya
latihan latihan latihan. Dan, tolooong, nggak perlu pake kostum superman
ataupun batman. Karna ini nggak susah.... nggak perlu jadi jagoan dulu buat
bisa meditasi.
Dan well, buang buang
waktu? Siiit suitttt aw!...... memangnya hidup mau buat apa kalau hakikat dari
hidup aja nggak ngerti. Mau sibuk dengan materi doang? Berkesakitanlah wahai
jiwa pemuja ketidakkekalan hidup. Berhiruk pikuk lah dengan pencapaian hidup
yang biasa-biasa aja itu, yang umum, yang seperti orang kebanyakan... pffft...
enggak hebat kok, enggak hebat kalau akirnya gila dan bunuh diri karna jungkir
balik nurutin ego sebagai manusia yang bikin sibuk itu...
Eeeh, tapi tenang
tenang tenang... ada penelitian di yang
berhubungan dengan kesadaran, welas asih dan keutulusan. Dilakukan oleh
neurosains Antoine Lutz PhD, menemukan hal penting yang di sebut
‘Neuroplasticity’ artinya otak punya kemampuan berubah. Heheh.. ternyata otak
punya kemampuan mengubah kondisi. Tuh kalau mau. Proses perubahan pikiran dari
hal yang tidak membuat bahagia menjadi hal yang membahagiakan akan meningkatkan imunitas tubuh dan
menciptakan kesejahteraan lahir-batin. Meditasilah salah satu media terbaik,
kalau mau mencapai kebahagiaan tertinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar