Minggu, 24 Februari 2013

just my opini


Bisa terbang nggak? (berbinar-binar)
Wih! Meditasi itu sangat sulit, jangan main-main loh, harus jadi hebat dulu baru bisa meditasi. (dengan raut muka serius dan pandangan dan sorot muka yang nggak ngerti deh, dirinya sendiri nggak tau dia ngomong apa)
Ngapain juga buang-buang waktu buat meditasi, kayak nggak punya kerjaan aja. (tapi pas lagi kena masalah bawaannya pengen bunuh diri.... ampuun sriiii)
Dzzzzzt, itulah yang pernah saya dengar dari beberapa orang disekitar saya. Came on guys!
Dalam kamus induk istilah, meditasi adalah tafakur, berenung., mengheningkan cipta, dengan pengertian konsentrasi atau pemusatan pikiran dan perasaan secara mendalam guna mencapai sesuatu. Dan hakikat meditasi itu adalah membawa pikiran dengan penuh kesadaran pada suatu objek tertentu, kata bhante Pennyavaro.
Bukan hanya umat budha saja yang melakukan meditasi.  Ketika sedang sholat dengan khusuk pun kita sendang bermeditasi. Kalau kita sedang berjalan dan perhatian kita terpusat pada langkah demi langkah yang kita ayunkan itupun meditasi. Jadi, meditasi tidak hanya dilakukan dengan duduk diam berjam-jam. Duduk itu hanya salah satu objek saja. kata Bante Penyavaro lagi.
Hal terbesar yang sudah dimiliki manusia adalah pikiran. Pikiranlah yang sudah memimpin dunia. Dialah energi yang mengendalikan ucapan dan tindakan manusia. “Aku berfikir, maka aku ada” ungkapan dari Rene Descrates yang paling sederhana , paling elegan dan telah menggoyangkan sendi-sendi skeptisisme dan menjadi ungkapan yang populer pada masa Descrates.
Didalam diri manusia terdapat pikiran, perasaan dan kekuatan. Yang mana jika disadari dan dimengerti akan menjadi sesuatu hal yang luar biasa, dan jika dikembangkan akan menjadi sesuatu yang luar biasa besar pula.  Hal didalam diri manusia tersebut (merupakan pikiran, perasaan dan kekuatan) adalah penyebab dari apa yang terjadi diluar diri manusia (akibat).
Alam semesta ini merupakan kumpulan dari energi. Sir Isaac Newton lah yang pada akhirnya  mengemukakan konsep yang sistematis hukum universal tentang kekuatan dan gerak yang mempengaruhi langit dan bumi, dengan ketiga hukumnya. Einstein, fisikawan mengungkapkan dalam hukum konservasi materi dan energinya, yang lebih dikenal dengan hukum kekekalan energi yang berbunyi energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Dan seorang filsuf Yunani mengungkapkan  bahwa segala sesuatu itu akan selalu berubah, segala sesuatu mengubah dirinya sendiri. Termasuk energi. Termasuk pikiran. Singkatnya, energi itu memang ada disekitar kita, dan energi itu bisa menjadi kekuatan kalau kita bisa mengontrolnya, kerna sifat energi itu bisa berubah, maka tergantung kita sendiri mau mengolahnya menjadi bagaimana. Untuk mengelolanya, dibutuhkan pikiran yang oke..
Pikiran itu bukan otak, otak hanyalah sebuah instrumen saja. otak berisi tiga miliar neuron sebagai alat komunikasi untuk menerima pesan dalam bentuk impuls listrik dari sistem saraf yang kemudian mengirimkan kembali pada sistem saraf itu sebagai perintah. Bagaimanapun pikiran tidak terlihat, dan tidak bisa dideteksi dengan alat ilmu pengetahuan. Namun pikiran punya cara untuk mengendalikan tindakan, tingkah laku, perasaan, dan pertimbangan, sehingga dialah yang sesungguhnya menjadi kekuatan utama yang manusia punya.
Pikiran yang terkonsentrasi adalah energi yang terkonsentrasi. Pikiran yang aktif adalah energi yang aktif. Dan pikiran yang ditujukan, dikonsentrasikan pada tujuan tertentu akan menjadi kekuatan. Manusia yang mengalami kesulitan itu disebabkan karena ide-ide yang mereka ciptakan sendiri dalam ketidaktahuan akan minat sejati yang bersumber didalam dirinya sendiri. Nah loh, bayangkan betapa pentingnya kesadaran dan pikiran itu. Ya, semua ada pada diri manusia itu sendiri.
Dua proses kerja dalam pikiran yakni, pikiran bawah sadar (pikiran subjektif) yang berhubungan dengan insting dan bekerja dengan kepastian. Dan, pikiran sadar (pikiran objektif) yang berhubungan langsung dengan dunia luar yang beroperasi melalui indra fisik. Cara kerja keduanya saling terkait dan mendukung. Otak bawah sadar dengan prinsip kerjanya, adalah menerima pesan dari otak sadar kemudian mengelola dan mewujudkannya. Makanya hati-hati kalau lagi punya pikiran yang disadari, termasuk mengeluh, negatif thinking dan kawan-kawannya itu, karna otak bawah sadar akan cepat mencari jalan keluar dan mewujudkannya.
Dan meditasi adalah salah satu media terbaik yang membantu manusia dalam berproses untuk memahami proyeksi interaktif dalam pikiran. Kenapa? Jawabannya kembali lagi pada hakikat dari meditasi diatas.
Hakikat hidup manusia adalah perubahan, yakni proses yang terus menerus. Manusia harus mengerti hakikat dari perubahan untuk membangun ketenangan sehingga hidup manusia tidak melekat pada apapun, ya melekat pada kebahagiaan maupun penderitaan. Dan titik balik dari pemahaman hidup manusia adalah pertemuan dengan pikirannya.
dan,
Silakan gunakan akalnya, untuk menyadari betapa hebatnya pengaruh pikiran pada dunia ini, oleh karena itu sadari juga betapa pentingnya mengenal dan menyadari pikiran itu sendiri.
Itulah gunanya manusia dikasih akal, karna supaya mereka berfikir. :p
Hmm,  so?
Terbang kagak? Ya iyalah dong ah, yang terbang keangkasa itu sifat-sifat ego manusianya, jadi yang ada hanya kenikmatan hidup karna kita sudah menyadari hakikat kita sebagai manusia itu apa. Jadi nggak ada kekawatiran, ketidak tahuan, dan macamnya itu, hanya kebahagiaan hidup yang sampai di awang-awang. :p terbang...! kehabagiaan dalam menikmati hidup itu bukan hanya senang saja, atau susah saja, tapi keduanya. Karna kebahagiaan itu lengkap. Dan sifat kehidupan adalah jatuh dan bangun, jadi ya jatuh dan bangun itulah yang dinikmati. Juga jangan lupa, dalam kehidupan ada sebab-akibat yang menjadi ketetapanNya. Intinya, semua itu ada batasannya, kawan.
Musti jadi hebat dulu baru bisa meditasi? Plis deh mbaak yayuuukk, Life is simpel you know. Begitu juga dengan meditasi, cuman perlu memusatkan pikiran doang. Kagak usah ribet deh, cuman butuh ‘kesadaran’ doang. Biar bisa mencapai pencapaiannya, ya latihan latihan latihan. Dan, tolooong, nggak perlu pake kostum superman ataupun batman. Karna ini nggak susah.... nggak perlu jadi jagoan dulu buat bisa meditasi.
Dan well, buang buang waktu? Siiit suitttt aw!...... memangnya hidup mau buat apa kalau hakikat dari hidup aja nggak ngerti. Mau sibuk dengan materi doang? Berkesakitanlah wahai jiwa pemuja ketidakkekalan hidup. Berhiruk pikuk lah dengan pencapaian hidup yang biasa-biasa aja itu, yang umum, yang seperti orang kebanyakan... pffft... enggak hebat kok, enggak hebat kalau akirnya gila dan bunuh diri karna jungkir balik nurutin ego sebagai manusia yang bikin sibuk itu...
Eeeh, tapi tenang tenang tenang...  ada penelitian di yang berhubungan dengan kesadaran, welas asih dan keutulusan. Dilakukan oleh neurosains Antoine Lutz PhD, menemukan hal penting yang di sebut ‘Neuroplasticity’ artinya otak punya kemampuan berubah. Heheh.. ternyata otak punya kemampuan mengubah kondisi. Tuh kalau mau. Proses perubahan pikiran dari hal yang tidak membuat bahagia menjadi hal yang membahagiakan  akan meningkatkan imunitas tubuh dan menciptakan kesejahteraan lahir-batin. Meditasilah salah satu media terbaik, kalau mau mencapai kebahagiaan tertinggi.

Tidak ada komentar: