sekarang aku sudah pernah memakai toga barang sehari. dan Togog pernah mendampingiku beberapa hari. aku juga dipaksa menerima selembar kertas dengan tulisan apa itu entahlah. pokoknya ibuku senang dan bapakku masih belum puas. argh! mana kupikirkan, untuknya semua kehidupan di semesta ini bakal selalu kurang. biarlah! biar menjadi urusannya.
aku mencari ide dan semangat disenggang waktu. aku bersenang-senang sendiri seperti tak perlu orang lain. aku siap bermain dengan hidup seorang diri. aku kedatangan seseorang. dia imut sekali dan pada awalnya kurasa dia ingin menerkamku. aku tak pernah mencoba lari. bahkan dia mencoba membunuhkun dengan menggerogoti jantung. ah, aku berprasangka buruk. dia hanya ingin menyentuh dan menyuruhku tenang. ada jiwa gusar yang menurun pada nadi. kebusukan yang kubenci seumur hidupku.betapa lembutnya dia,sampai aku ingin memecah kepalaku sendiri. sekalipun hidup,mati pun aku tak pantas.
aku merindukan ketenangan. sekalipun harus lenyap setidaknya aku tanpa bekas dalam diam.
lalu apa gunanya toga?itukah yang kau sembah menjadi kebahagiaan?.... aku tak pernah merasakan itu. kau jangan terlalu yakin dengan jalanmu. AKU BERBEDA!
aku mencari ide dan semangat disenggang waktu. aku bersenang-senang sendiri seperti tak perlu orang lain. aku siap bermain dengan hidup seorang diri. aku kedatangan seseorang. dia imut sekali dan pada awalnya kurasa dia ingin menerkamku. aku tak pernah mencoba lari. bahkan dia mencoba membunuhkun dengan menggerogoti jantung. ah, aku berprasangka buruk. dia hanya ingin menyentuh dan menyuruhku tenang. ada jiwa gusar yang menurun pada nadi. kebusukan yang kubenci seumur hidupku.betapa lembutnya dia,sampai aku ingin memecah kepalaku sendiri. sekalipun hidup,mati pun aku tak pantas.
aku merindukan ketenangan. sekalipun harus lenyap setidaknya aku tanpa bekas dalam diam.
lalu apa gunanya toga?itukah yang kau sembah menjadi kebahagiaan?.... aku tak pernah merasakan itu. kau jangan terlalu yakin dengan jalanmu. AKU BERBEDA!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar