Rabu, 03 Oktober 2012

penjaga gubuk

aku baru tau, gubuk yang kita bangun tak reyot juga. ah, rupanya kita terlalu kuat melawan angin. kelicikan besar yang menyentil kuping pun tak terasa sedikitpun. aku malah tertawa lihat upaya kurcaci-kurcaci itu, begitu mengerat otot lehernya untuk berteriak "menyerahlaaah.."   lantang didepan mukaku. dan kedua telapak tanganmu merayah wajah agar aku tak meliriknya. haha. lagi lagi kita melawan angin... kadang kau pahlawannya, kadang aku pahlawannya. apa nanti akan lagi lagi begini?.. mm, sama sama saja lah,,, kalau kau keberatan, aku sama. kalau kau berkenan, aku sama.. aku bukan meniru lho, jangan ge er.. tak jadi soal untukku, sampai dimana gubuk ini akan dijaga. gimananya kita bahagia aja deh.. gembiralahh... :-D

Published with Blogger-droid v2.0.6

Tidak ada komentar: